Mengenal Lebih Jauh Game Resident Evil 3 Remake

Resident Evil 3 [b] adalah permainan survival horror yang dikembangkan dan diterbitkan oleh Capcom. Permainan ini merupakan sebuah remake dari Resident Evil 3: Nemesis (1999) yang bercerita tentang perjalanan Jill Valentine dan Carlos Oliveira saat mereka mencoba untuk bertahan hidup dari serangan zombie dan kejaran Monster Bioweapon bernama Nemesis buatan Perusahaan Umbrella yang sangat cerdas di Kota Rakun atau lebih tepatnya Racoon City (Kota fiktif yang ada di seri game Resident Evil). Itu dirilis di Microsoft Windows, PlayStation 4, dan Xbox One pada 3 April 2020. Selain itu hadir juga mode Multiplayer Online yang di rilis secara bersamaan, yang mereka namakan Resident Evil: Resistance. Permainan ini menerima ulasan yang cukup baik dari segi grafis dan gameplaynya, namun juga sempat mendapatkan kritikan karena pendeknya alur permainan dan ada beberapa elemen yang di hilangkan dari versi originalnya. Permainan ini terjual lebih dari dua juta kopi dalam satu minggu.


Dalam Segi Gameplay

Resident Evil 3 merupakan remake dari Resident Evil 3: Nemesis, sebuah game survival horror yang di rilis untuk PlayStation 1 pada tahun 1999, di sertakan juga untuk Microsoft Windows (PC) dan Sega Dreamcast pada tahun 2000, dan Nintendo GameCube pada tahun 2003. Berbeda dengan versi originalnya yang menggunakan sudut kamera tetap, game remake ini menampilkan gameplay dari sudut kamera orang pertama (first person camera) pada awal permainan dan di lanjutkan sampai akhir permainan dengan sudut kamera orang ketiga (third person camera) yang mirip dengan game Resident Evil 2 yang di remake dan di rilis pada tahun 2019. Dalam permainan, pemain akan mengontrol Jill Valentine dan Carlos Oliviera (dalam singkat permainan).


Dalam Segi Mode Multiplayer Online

Resident Evil 3 juga menyertakan mode multiplayer online, yaitu Resident Evil: Resistance, yang menempatkan tim yang terdiri dari empat pemain melawan "satu dalang kejahatan" yang dapat membuat jebakan, musuh, dan bahaya lainnya.

Mode Multiplayer Online  dikembangkan secara eksternal oleh NeoBards Entertainment dan sebelumnya diumumkan sebagai game terpisah, yaitu Project Resistance.


Plot Cerita

Permainan terjadi di kota Raccoon City dalam serangan zombie yang disebabkan oleh wabah T-Virus yang dibuat oleh perusahaan berkedok farmasi, yaitu Umbrella Corporation. Pada tanggal 28 September 1998, mantan anggota Special Tactics And Rescue Service (S.T.A.R.S.) Jill Valentine diserang di apartemennya oleh Monsters BioWeapon cerdas dan ganas yang dibuat oleh Perusahaan Umbrella Corporation bernama Nemesis, yang akan berusaha membunuh Jill dan juga semua anggota S.T.A.R.S. yang tersisa setelah kejadian dari Mansion Spencer dalam permainan sebelumnya (Resident Evil 1). Jill lalu bertemu dengan sesama anggota S.T.A.R.S. Brad Vickers (Pilot Helikopter di Resident Evil 1), namun Brad digigit zombie dan menyuruh Jill untuk menyelamatkan dirinya sendiri. Setelah pertemuan lain dengan Nemesis, dia diselamatkan oleh tentara bayaran dari Umbrella Biohazard Countermeasure Service (U.B.C.S.) bernama Carlos Oliveira. Carlos dan kelompok tentara U.B.C.S.nya yang masih hidup seperti Mikhail Victor, Tyrell Patrick, dan Nicholai Ginovaef - telah mendirikan kereta bawah tanah yang rencananya akan mereka gunakan sebagai tempat mengevakuasi para warga sipil yang masih hidup di kota.


Setelah selamat dari beberapa pertemuan dengan Nemesis, Jill berhasil mengaktifkan kembali listrik ke kereta bawah tanah, sementara Carlos dan Tyrell tetap berada di kota untuk mencari data dari Dr. Nathaniel Bard yang merupakan seorang ilmuwan daru Perusahaan Umbrella Corporation yang mengetahui cara pembuatan vaksin untuk T-virus dan menyelamatkan penduduk kota.


Saat Jill, Nicholai, dan Mikhail berangkat dengan kereta bawah tanah, Mikhail mengungkapkan kecurigaannya terhadap Nicholai tentang bagaimana anggota mereka bisa disergap oleh zombie, namun Nemesis tiba-tiba menyerang kereta dan membunuh warga sipil; Nicholai dengan otak piciknya melarikan dirinya sendiri dan mengunci pintu gerbong kereta dari Jill dan Mikhail, dan memaksa mereka berdua agar melawan Nemesis. Lalu Nemesis menangkap Mikhail, yang mengorbankan dirinya dengan meledakkan bahan peledak yang menyebabkan kereta tergelincir. Namun pada akhirnya Jill lolos sebagai satu-satunya korba yang selamat dari kecelakaan tersebut.


Carlos dan Tyrell pergi ke departemen kepolisian kota (kantor R.P.D), di mana mereka berencana untuk menemukan data dari Dr. Bard yang ada dalam ruangan S.T.A.R.S. Anggota Polisi R.P.D., Letnan Marvin Branagh digigit oleh Brad Vickers yang telah menjadi zombie, yang kemudian berhasil ditembak mati oleh Carlos tak lama setelah kejadian itu. Lalu keduanya (Carlos dan Tyrell) memasuki ruangan S.T.A.R.S. dan berkomunikasi melalui video dengan Dr. Bard, yang memberi tahu mereka bahwa dia berada di rumah sakit dekat Clock Tower tepi kota, dan saat Tyrell sedang melacak lokasi Dr.Bard, Carlos mendapatkan kabar bahwa Jill lolos dari reruntuhan kereta yang tergelincir setelah dikejar lagi oleh Nemesis yang telah bermutasi. Lalu Jill menghubungi Carlos dan berhadapan dengan Nemesis yang telah bermutasi itu, yang pada akhirnya Jill berhasil mengalahkan Nemesis hanya seorang diri, tetapi setelah itu Nemesis menginfeksi lengannya Jill dengan T-virus yang berasal dari tangannya Nemesis yang telah terputus. Lalu Jill jatuh pingsan dan Carlos menemukannya kira-kira setengah hari kemudian, kemudian Carlos melarikan Jill ke Rumah Sakit Spencer Memorial di mana tempat itu adalah lokasinya Dr. Bard berada. Carlos berjuang mati matian demi mencari vaksin di rumah sakit tersebut yang juga di penuhi oleh Zombie dan menemukan kejadian bahwa Dr. Bard telah terbunuh. Lalu Carlos melihat cuplikan video dari Dr. Bard yang mengakui bahwa T-virus hanyalah sebuah rekayasa yang di buat oleh Perusahaan Umbrella. Meskipun Perusahaan Umbrella mempekerjakan Dr.Bard untuk mengembangkan vaksin, dewan dari Perusahaan Umbrella ingin menghentikan usaha Dr.Bard dan menghilangkan semua jejak tentang keberadaan virus tersebut. Lalu Carlos berhasil mengambil vaksin itu dan memberikannya kepada Jill. Beberapa saat kemudian Tyrell tiba di rumah sakit dan mereka menemukan kabar bahwa pemerintah Amerika Serikat akan berencana menghancurkan Kota Raccoon City dengan serangan rudal atau bom nuklir untuk membasmi serangan T-Virus. Lalu Carlos pergi ke lab NEST 2 di bawah rumah sakit untuk menemukan lebih banyak vaksin, sementara Tyrell mencoba menghubungi siapa pun yang dia bisa untuk mencoba dan menghentikan serangan rudal.


Jill terbangun pada hari di mana akan terjadinya serangan rudal pada 1 Oktober 1998, dan mengejar Carlos ke NEST 2. Dia bertemu dengan Nicholai, yang diturunkan menjadi supervisor yang disewa oleh kontraktor tak dikenal untuk menyabotase upaya Perusahaan Umbrella untuk menyembunyikan keterlibatan mereka dan untuk mengamati dan mengumpulkan data dari serangan beberapa Bioweapon, termasuk Nemesis. Nemesis membunuh Tyrell dan terus mengejar Jill ke seluruh lab. Jill berhasil mensintesis vaksin, tetapi pertemuan dengan Nemesis mendorong Nicholai untuk mengambilnya sendiri saat dia meninggalkannya untuk melawan monster itu. Jill mencoba untuk menghancurkan Nemesis dalam tong berisi larutan yang dirancang untuk membuang limbah biologis, hanya untuk parasit NE-Alpha dan strain T-virus di tubuh Nemesis untuk memicu mutasi lebih lanjut,  yang bisa menghasilkan massa daging yang sangat besar dengan tentakel. Jill kemudian menggunakan railgun prototipe untuk akhirnya menghancurkan Nemesis untuk selama selamanya. Di helipad rumah sakit, Nicholai melucuti senjata Jill dan menghancurkan vaksin, mengakui bahwa dia tidak peduli dengan nasib warga kota selama dia dibayar untuk menyabotase Umbrella. Carlos lalu mengintimidasi dari belakang dan menginterogasi Nicholai agar Jill bisa menembak. Ketika diinterogasi untuk siapa dia bekerja, dia menawarkan untuk mengungkapkan informasi dan membayar harga berapa pun untuk nyawanya. Muak dengan keserakahannya, Jill mengambil kembali kotak vaksin yang hancur dan lalu Jill melarikan diri dari kota bersama Carlos melalui helikopter, meninggalkan Nicholai. Kota itu dihancurkan oleh serangan misil, dan Jill bersumpah untuk menjatuhkan Perusahaan Umbrella. Adegan berakhir dengan menceritakan Jill yang mengatakan 'Saya akan mengakhiri mereka ... satu dari antar semuanya', saat layar menjadi hitam.


Dalam adegan pasca-kredit, seseorang mengambil wadah vaksin yang rusak dari meja.

Komentar